Pages

Rabu, 12 Mei 2010

Anak Kandang

Bacalah, dengan cinta dan ketulusan
seperti aku dan empat kawanku mengeja waktu
membiarkan lipatan kertas luntur
bersama rintik hujan;
di wajah purnama

Semula, tak ada apa pun di ruang yang remang
aku mengundang kepulan kata-kata dari mulut mereka
dan rerumputan menafsirkannya rindu
pada kehausan akan ilmu dan rasa riang


Kami membangun kembali harapan yang tidur pulas
sejak saat itu
benih-benih kebosanan hanya tinggal saja
di sajak-sajak yang mengelupas

Bacalah, dengan cinta dan ketulusan
seperti aku dan empat kawanku merangkai kata
hingga detik terakhir bisa mengeja


Yogyakarta, 15 Maret-09

Tidak ada komentar:

Posting Komentar